Minggu, 18 April 2010

"PREMAN" rektornya TRUNOJOYO

universitas "negeri" adalah sekolah dengan tingkat kehormatan paling tinggi...
terkenal dengan suasana akademis yang kental dan pengawasan dari mahasiswa yang ketat...

itu adalah yang saya jumpai pada universitas negeri di P.jawa

tatapi pendapat itu berubah ketika saya melakukan studi di UNIJOYO...
saat semester 1, saya belum menyadari hal ini...
tetapi setelah menginjak semester 2...
sungguh terkagum-kagum saya melihatnya...
tercengang seperti melihat tikus sebesar domba...

pada suatu pagi, seperti biasa...saya masuk kuliah...
dengan membayar Rp.500,- setiap masuk kampus...
saat itu saya menemui keganjilan...
tidak ada yang menyebut tulisan "Rp.500,-" disini...
saya lantas bertanya kepada petugas karcis (tidak berseragam)...
petugas menjawab, "lo kan sudah kebiasaan mas" begitu katanya...
sungguh terkejut saya...dan setelah saya amati, ternyata di karcis ada tulisan "TAMU"
saya lebih kaget lagi, ternyata karcis ini untuk tamu....

saya "ngeyel" ndak mau membayar...
saya dipanggilkan petugas parkir lain (pakaian preman, padahal ada yang berpakaian satpam)...
saya dimarahi, dan terpaksa saya membayar...saya mengalah...
tetapi setelah itu saya bertanya mahasiswa yang lain, dosen, presma...!
dan sampai ke rektor...tapi sampai sekarang tidak ada hasil...

ada cerita menyebutkan, bahwa...
dulu rektor UNIJOYO pernah di "kalungi" clurit oleh preman sekitar...
entah tujuannya apa....

mengapa hal ini bisa terjadi...
bahkan sampai di lingkungan akademisi....
lingkungan yang mana semua orang menggunakan "otak" dan "akal"
setau saya, tidak ada kampus lain yang seperti ini...

ada masukan kawan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar